“Korelasi itu nyata. Ketika komunikasi dan kolaborasi kita kuat, maka pemeliharaan kamtibmas akan lebih mudah terwujud. Keamanan adalah fondasi dari setiap proses pembangunan. Maka menjaga stabilitas ini bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Keterlibatan Aktif Tokoh Masyarakat
Tak hanya menyoroti aspek kelembagaan, Kapolres Blora juga memberikan catatan penting terkait perlunya keterlibatan aktif para tokoh masyarakat. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak akan maksimal tanpa partisipasi seluruh elemen.
“Kami juga mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat Kabupaten Blora untuk terus ambil bagian. Dukungan mereka akan mempercepat capaian pembangunan, sesuai dengan semangat kita bersama dalam tagline Sesarengan mBangun Blora Maju Berkelanjutan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan harapan agar LPJK bukan sekadar menjadi laporan administratif tahunan, melainkan momentum evaluatif yang mampu memperkuat kemitraan strategis antar-lembaga dan memantik inovasi pelayanan publik.
“Kami optimis, dengan penguatan sinergi ini, Blora akan semakin maju. Dan kami dari Polres siap menjadi bagian dari perjalanan tersebut, menjaga, mengawal, dan memastikan setiap proses pembangunan berjalan dalam suasana yang aman, tertib, dan damai,” pungkasnya (RED/bangsar25/01)


.gif)