Mendorong Generasi Emas dari Blora, Bupati Arief Konsultasi Ke Menteri Kependudukan & Pembangunan Keluarga / BKKBN

Ia juga mengungkapkan tengah menggodok program-program inovatif, salah satunya insentif khusus untuk para lansia agar tetap sehat dan bahagia. Salah satunya adalah wacana pemberian diskon khusus di pusat perbelanjaan dan program jalan-jalan sehat bagi lansia. Program ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak DPRD dan Pemkab Blora.

“Lansia itu bukan beban, mereka adalah pilar sosial yang harus tetap dijaga keceriaannya. Saya minta masukan ke Pak Bupati, Pak Siswanto, dan Mas Saleh—bagaimana agar para orang tua kita tetap bisa menikmati hidup. Jalan-jalan sehat, makan bergizi, bahkan diskon di mall, ini bukan sekadar hiburan, tapi hak mereka untuk bahagia,” kata Wihaji dengan semangat.

Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, S.Pd., M.H. turut menegaskan urgensi sinergi kebijakan dari pusat hingga daerah. Ia menyebut bahwa perhatian pada siklus kehidupan manusia harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum lahir.

Penanganan stunting, program GenRe, dan lansia itu semua adalah bagian dari skema pembangunan manusia yang utuh. Dari lahir hingga lanjut usia, harus kita urusi. Itu sebabnya keberadaan Posyandu anak dan Posyandu lansia sangat penting. Ini bukan hanya pelayanan, ini bentuk penghargaan kita terhadap kehidupan,” ujar Siswanto.

Agenda ini menandai langkah serius Blora untuk membangun human capital yang kuat dan kompetitif, dimulai dari akar keluarga. Sejalan dengan visi nasional, Blora tak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia dari rahim hingga senja.

Kami ingin Blora menjadi daerah percontohan dalam membangun kualitas keluarga. Karena masa depan bangsa, berangkat dari keluarga yang sehat, bahagia, dan berdaya,” tutup Bupati Arief Rohman (01)


 

By Op1

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *