Liputan : Bagus Wartawan Opini Publik.Co
JAKARATA, WJI.NETWORK – Dalam upaya mempercepat penanganan stunting, memperkuat program Generasi Berencana (GenRe), serta memastikan kesejahteraan lansia, Pemerintah Kabupaten Blora menggelar agenda konsultasi strategis bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Dr. H. Wihaji di Jakarta baru-baru ini.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian BKKBN, dipimpin langsung oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, S.Pd., M.H. dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah M. Saleh, S.T., M.Eng.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Blora untuk mengakselerasi berbagai kebijakan yang berpihak pada masa depan keluarga Indonesia. Bupati Arief Rohman menyatakan komitmennya untuk tidak hanya menangani masalah kesehatan anak, tetapi juga melihat pembangunan manusia secara holistik dari masa kandungan hingga lansia.
“Kami menyambut baik sinergi bersama BKKBN. Penanganan stunting bukan sekadar soal gizi, tetapi juga keberlanjutan kualitas hidup. Mulai dari ibu hamil, anak-anak, remaja, sampai lansia, semuanya butuh intervensi yang nyata dan terukur,” ungkap Bupati Arief usai pertemuan.
Dalam diskusi tersebut, Menteri Wihaji menyoroti pentingnya dukungan gizi untuk ibu hamil dan calon pengantin. Menurutnya, kualitas generasi bangsa tidak dapat dilepaskan dari asupan dan perhatian yang diberikan sejak masa kehamilan.
“Ibu hamil harus jadi perhatian utama. Kalau ibunya sehat, gizi tercukupi, maka bayi yang dilahirkan akan jauh dari risiko stunting. Ini investasi jangka panjang,” tegas Dr. Wihaji.


.gif)