- Di mana letak kesesatan koperasi Indonesia saat ini?
- Bagaimana ketimpangan narasi dengan praktik di lapangan?
- Dan apakah Koperasi Merah Putih hanya menjadi simbolisme, atau memang embrio gerakan koperasi baru yang dibutuhkan rakyat?
Karena koperasi tak bisa terus hidup dari puja-puji seremonial. Ia harus kembali ke akar: demokratis, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat kecil. Jika tidak, maka Harkopnas hanyalah perayaan formal tanpa isi—sementara rakyat dibiarkan berjuang sendiri dalam sistem ekonomi yang makin menyingkirkan mereka.(red/01)
1 2


.gif)