BLORA, OPINI PUBLIK.CO– Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadan hingga malam takbiran menjelang Idul Fitri 1446 H, Kabupaten Blora menunjukkan wajah damai dan tertib yang patut diapresiasi. Selama sebulan penuh ibadah dan refleksi, masyarakat Blora bersama aparat keamanan berhasil menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam kondisi yang sangat kondusif.

Secara umum, situasi Kamtibcarlantas di Kabupaten Blora hingga malam takbiran berada dalam kendali yang aman dan terkendali. Tidak tercatat adanya gangguan kamtibmas yang menonjol, kecuali satu kasus pencurian yang terjadi di sebuah toko swalayan di wilayah Kunduran. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh tim Reskrim Polres Blora.
Kapolres Blora, AKBP Andi Wawan Santosa, S.I.K., S.H., M.H., yang ditemui tim wartawan gabungan dari WJI Grup (Opini Publik, Wartajavaindo, dan Sapujagad) di Posko Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2025 di Alun-Alun Blora, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi seluruh elemen masyarakat Blora yang telah bahu membahu menciptakan situasi yang damai selama Ramadan. Termasuk juga kepatuhan terhadap imbauan kami untuk tidak menggunakan sound horeg dalam takbiran keliling. Ini wujud kedewasaan masyarakat Blora dalam menjaga nilai-nilai ibadah dan sosial,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan bahwa pengamanan akan terus dilanjutkan hingga pelaksanaan Salat Idul Fitri, khususnya di titik-titik utama seperti Masjid Agung Baitunnur Blora yang akan dihadiri oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si. bersama jajaran Muspida Kabupaten Blora.
Bukti Keguyuban


.gif)