Ponpes Nazar Insan Mulia,Berkembang Ditengah Warga Umat Hindu

Atas dasar itulah, keberadaan Ponpes Nazar dapat diterima dengan baik oleh warga sekitar. Sehingga jumlah jamaah yang rutin datang ke pondok, terus bertambah. Awalnya hanya sekitar 26 orang. Kini menjadi sekitar 200 hingga 300 jamaah.

“Bahkan saat kegiatan khaul Ponpes Nazar ke-2 yang diselenggarakan belum lama ini di Puspem Badung, dihadiri lebih dari 3.000 orang jamaah”, ungkap pria dari 1 orang putra ini.

Gus Hasan yang juga pernah memimpin Yayasan Al Ma’arif Denpasar dan kini menjabat sebagai Pengurus Jatman (Jamaah Thoriqoh Al Mutabaroq An Nahdliyyah Banom NU Prov Bali), ingin menciptakan para santrinya menjadi pemeluk agama Islam yang Rohmatan lil Alamin.

Selain itu, juga selalu berupaya menjaga tradisi dan budaya Nusantara dan menbuhkan kecintaan kepada NKRI. Itulah sebabnya, wawasan kebangsaan selalu diajarkan kepada para jamahnya.

Pendidikan


Saat ini Ponpes Nazar Insan Mulia, fokus dengan memberikan pendidikan kepada para santrinya, antara lain berupa pendidikan RA, MI, TPQ, dan Tahfidz Qur’an. Para santri tersebut dididik oleh 7 orang ustadz/ustadzah.

Sedangkan untuk para jamaah lainnya, diberikan kegiatan rutin berupa 10 kegiatan. Di antaranya, pengajian thoriqoh, pengajian Muslimat NU, Rukun Warga Muslim (RWM), dan Rukun Kifayah (suka/duka dalam kematian).

Menyinggung tentang bantuan dana yang diterima, Gus Hasan menyatakan, keseluruhannya dari jamaahnya sendiri yang berasal dari Bali dan Jawa.

“Kalau dari pemerintah, kami belum pernah menerima. Kebetulan, kami juga belum pernah mengajukan permohonan bantuan dana”, demikian ungkap Gus Hasan Rahmat Syah. (Heru LS/01)

Editor :@bagus25


 

By Op1

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *