Tantangan Kritis yang Harus Diatasi antara laian :Prediktabilitas cuaca dan rob: BMKG memperingatkan hujan ringan hingga lebat masih berpotensi di wilayah Jateng dalam beberapa hari ke depan, artinya risiko banjir masih tinggi.
Infrastruktur yang belum selesai yakni pembangunan sodetan dan sea wall masih dalam tahap pengerjaan. Artinya solusi struktural belum sepenuhnya berjalan.
Distribusi bantuan dan akses layanan: Meskipun bantuan telah disalurkan, tantangan logistik di daerah yang tergenang berat masih signifikan.
Koordinasi multi-level: Wewenang yang tersebar antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menambah kerumitan dalam respons cepat dan terintegrasi.
Menurut Lutfhi enanganan banjir di pantura Jateng tidak sekadar soal menyedot air atau membagi bantuan. Ia menuntut kesiapan darurat yang cepat, pembangunan infrastruktur mitigasi yang tepat waktu, serta koordinasi efektif antar-pemerintah pusat-provinsi-kabupaten.
“Jika salah satu komponen kunci ini gagal atau tertunda maka pembanguan sodetan, kolam retensi, sea wall, atau koordinasi lintas instansi, maka risiko banjir berulang tetap tinggi ‘’ tandasnya. (m@s-T/01)


.gif)