FJMSB Gelar Diskusi Terbatas: Sumbangsih Nyata Jurnalis Siber Blora untuk Penguatan BUMDes

Ketua APDESI Blora Heri Agung Susanto saat bersama ketua dan Sekretaris FJMSB Bambang Sartono dan Hary Subiyantoro saat audensi di Kedungtuban Cepu.

BLORA, WARTAJAVAINDO.NETWORK : Forum Jaringan Media Siber Blora (FJMSB) kembali menggelar Diskusi Terbatas sebagai sumbangsih pemikiran dan aksi nyata para pengelola serta jurnalis media siber Blora guna memperkuat lembaga ekonomi desa (BUMDes).

Kegiatan Diskusi Terbatas diadakan Jumat, 17 Oktober 2025 pukul 13.00–15.30 WIB di Resto SEBARA, Jl. Seso–Gersi 58261, Jepon, Blora, mengusung tema “Membidik Potensi Bisnis BUMDes Bersama DPRD Provinsi Jateng.”

Pengurus FJMSB Bambang Sartono, Roy Kurniadi dan Bambang DP saat audensi dengan Kepala Dinas PMD Blora Yayuk Windrati di Kantor PMD Blora

Agenda ini secara eksplisit menempatkan tiga poros yang menjadi pengungkit BUMDes yaitu regulasi, akses modal, dan kemitraan pasar sebagai fokus pembahasan. Diskusi ini mendatangkan empat nara sumber masing-masing H. Abdullah Aminudin (Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah), Dinas PMD Blora, Ketua APDESI Kabupaten Blora, dan Pimpinan Bank Jateng Cabang Blora.

Sedang yang menjadi peserta, Ketua dan Sekretaris Praja Kecamatan se-Kabupaten Blora, jurnalis anggota FJMSB, serta undangan terbatas.

Bambang Sartono Ketua FJMSB mengungkapkan, kejelasan model bisnis, perluasan akses pembiayaan, peningkatan literasi keuangan, dan dukungan regulasi/legislatif menjadi  kebutuhan agar usaha BUMDes berkelanjutan serta bisa berkontribusi terhadap PADes dan ketahanan pangan/ekonomi lokal.

Dikatakan Bangsar (pangilan akrab Pemred Wartajavaindo Network) sinkronisasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci, agar keputusan diskusi berdampak pada eksekusi lapangan serta tujuannya terukur.

“Diharapkan panel diskusi tersebut akan bisa merumuskan sasaran yang bisa diaudit hasilnya misalnya : Menetapkan 3–5 peluang usaha BUMDes prioritas berbasis potensi lokal. Merumuskan dukungan kebijakan/legislatif (advokasi program, fasilitasi jejaring).Memetakan akses pembiayaan (produk Bank Jateng, kebutuhan arus kas, mitigasi risiko), serta Menetapkan rencana aksi 90 hari (tim kecil, target, indikator), ‘’ jelasnya.


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *