Mengunjungi Desa Soko, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora yang Terus Berbenah
BLORA, WJI.NETWORK— Di tengah geliat pembangunan yang menyentuh hingga ke pelosok negeri, Desa Soko, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora menunjukkan bagaimana semangat membangun bisa lahir dari tangan-tangan masyarakat sendiri.
Di bawah kepemimpinan Mulyono seorang petani yang kini menjabat Kepala Desa Soko selama dua periode, wajah desa ini perlahan berubah—lebih terbuka, lebih sejahtera, dan lebih terinformasi.
Membuka Akses, Menutup Ketertinggalan
Mulyono memahami bahwa akses menjadi kunci utama kemajuan desa. Jalan-jalan desa yang dahulu rusak kini telah diperbaiki dan diperkeras.
Talud dan drainase dibangun untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Lampu penerangan jalan dipasang di banyak titik untuk mendukung keamanan dan aktivitas warga di malam hari.
Semua ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dana desa yang dikelola secara transparan.
Pemberdayaan Masyarakat:
Sebagai petani, Mulyono tahu betul tantangan dan kebutuhan sesama petani di desanya. Maka program-program pemberdayaan di Desa Soko tak lepas dari sektor pertanian—mulai dari pelatihan teknik tanam modern, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga dukungan pupuk bersubsidi.
Kelompok wanita tani (KWT) juga dirangkul untuk mengembangkan produk olahan lokal dan kerajinan yang bernilai ekonomi.
Mengangkat Potensi Desa
Desa Soko tidak hanya kuat dalam sektor pertanian, tapi juga menyimpan potensi lokal seperti seni tradisional dan produk pangan berbasis kearifan lokal.


.gif)