MENJAHIT MASA DEPAN dari Desa, MEMBIDIK DUNIA dengan Kreasi Busana

Para Siswi SMK Pelita Japah saat sedang berpraktek membuat busana di sebuah perusahaan konveksi di Blora

Inovasi Tanpa Sekat

Para siswa SMK Pelita Japah saat berpraktek membuat pola busana di sebuah perusahaan konveksi di Blora

Koordinator Tata Busana, Nurul Siti Mutiah , AM.d.Kom, menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci. Sekolah secara rutin menjalin kerja sama dengan industri garmen dan desainer.

“Kami ingin siswa tak sekadar siap kerja, tapi siap berinovasi,” ujarnya. Setiap tahun, lebih dari 60% siswa mengikuti program magang di perusahaan tekstil besar dan UMKM konveksi di seputar Jateng.

Menuju Panggung Nasional

SMK Pelita Japah mengajarkan bahwa keterbatasan bukan hambatan, melainkan kanvas perjuangan.

Di balik tiap jahitan yang dikerjakan siswanya, tersimpan keyakinan: bahwa masa depan dapat dijahit sendiri—dengan disiplin, ide, dan keberanian bermimpi.

Para siswa Pelita Japah saat melakukan praktek menjahit dibawah pngawasan langsung guru bidang tata busana

“Kalau saya bisa sukses dari desa, tidak ada alasan teman-teman saya tidak bisa,” kata Sinta Wulandari, alumni yang kini menjalankan usaha busana muslim kecil-kecilan dan menjadi pembicara inspiratif di acara motivasi sekolah.

SMK Pelita Japah, bukan hanya sekolah—tetapi ruang pembuktian bahwa pendidikan kejuruan mampu menciptakan perubahan dari akar rumput. Pelita yang dinyalakan dari desa ini tengah bersinar, menjangkau harapan yang lebih luas dari sekadar selembar kain. (01)


 

By Op1

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *