Wawan Andi Susanto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI Blora menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi kemajuan olahraga daerah. Ia juga menggarisbawahi kebutuhan akan dukungan multipihak, termasuk dari pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan pelaku usaha lokal.
“Kunci keberlangsungan olahraga ada pada pembinaan, dan pembinaan membutuhkan pendanaan. Maka, kami mengajak semua pihak untuk turut andil dalam membangun ekosistem bola voli Blora,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk menjadikan Turnamen “Kapolres Cup 2025” ini sebagai agenda tahunan, disertai dengan penyelenggaraan turnamen-turnamen bola voli lain yang lebih variatif sebagai bagian dari strategi pembinaan berjenjang.
Lebih dari sekadar olahraga, turnamen ini juga diharapkan menjadi perekat sosial antara institusi Polri dengan masyarakat Blora. Suasana kompetisi yang sehat, sportif, dan penuh semangat diharapkan mampu memupuk kepercayaan serta kebersamaan.
“Turnamen ini bukan sekadar persaingan, tapi juga sarana hiburan serta mendekatkan Polri dengan masyarakat,” pungkas AKBP Wawan Andi Susanto.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79, turnamen ini menjadi simbol bahwa pengayoman tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun ruang-ruang positif untuk tumbuh bersama rakyat.
Tim Polres Menang Telak
Dalam laga pembukaan semalam, ada enam tim bertanding masing-masing tim dari Kec. Randublatung melawan tim dari dari Kecamatan Jiken, Polres Blora melawan tim Kec. Japah dan tim Kec. Jepon melawan Kec. Kedungtuban. Hasil pertandingan, Tim Kec. Randublatung menang dari tim Kec. Jiken. Juga tim Polres menang telak 3-0 melawan tim Kec. Japah. Kemenangan yang lain juga diraih tim Kec. Jepon dari tim Kec. Kedungtuban. (SW/ Joktri/01)


.gif)