“Visi pengentasan kemiskinan, visi ketahanan pangan, hilirasi, kemudian bantuan sosial, pembukaan lapangan kerja, dan seterusnya. Saya kira itu harus dikawal, apalagi kepala daerahnya adalah kader Partai Gerindra,” katanya.
Dengan banyaknya kepala daerah terpilih di Jateng yang diusung Gerindra dalam Pilkada 2024, kata dia, akan makin membuat program Prabowo Subianto terlaksana dengan cepat dan tepat.
“Saya kira apa sih yang membedakan kader dan tidak? Kalau kader, ‘kan setidaknya cara komunikasi kami lebih cair, lebih mudah untuk akses itu menjadi modal politik,” kata mantan asisten pribadi Prabowo tersebut.
Untuk Pilkada Jateng 2024, Gerindra mengantarkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Adapun wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati terpilih di 27 daerah, sebanyak 20 orang di antaranya kader internal, sedangkan tujuh sisanya kader koalisi.
“Kami juga mewarnai di tujuh yang sisanya sehingga kami bisa nyatakan bahwa 27 daerah itu bisa memperjuangkan, bisa menyelaraskan program-program Pak Prabowo dengan kepala daerah yang kami menangkan,” kata Sudaryono.
Adapun 27 kabupaten/kota kemenangan Gerindra di pilkada, yakni Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Boyolali, Jepara, Batang, Tegal, Pati, Tegal, Blora, Purbalingga, Magelang, dan Sukoharjo.
Berikutnya Kabupaten Grobogan, Karanganyar, Klaten, Brebes, Wonogiri, Semarang, Banyumas, Pekalongan, Banjarnegara, Purworejo, Kebumen, Wonosobo, dan Rembang. (01)
Liputan ; Redaksi, Editor : @maston25


.gif)