
Ardas menegaskan, persoalan terberat justru bukan soal menanam. “Mengedukasi masyarakat agar mau merawat sampai masa kritis mangrove lewat — itu jauh lebih sulit. Kita tidak ingin hanya menanam lalu mati. Harus ada kontrol, harus tumbuh.”
Untuk itu, di setiap desa dilibatkan sekitar 10 relawan. Mereka bukan hanya menanam, tapi bertugas rutin memeriksa kondisi bibit, membantu memupuk, dan menginformasikan pentingnya ekosistem mangrove ke warga sekitar.
Ketua MPR RI Turun Langsung
Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang hadir dalam launching program ini menyebut gerakan ini sebagai wujud kesadaran kolektif yang patut diapresiasi.
“Saya berterima kasih kepada semua pegiat lingkungan. Ini cara sederhana tetapi dampaknya besar untuk masa depan kita bersama,” kata Muzani.
Muzani juga memuji program Mageri Segoro milik Ahmad Luthfi. Menurutnya, target 1,5 juta pohon mangrove menjadi pagar alami laut adalah investasi ekologis jangka panjang yang sangat relevan, mengingat tekanan perubahan iklim dan kenaikan muka air laut semakin nyata.
Garis Pantai Tertata, Ekonomi Masyarakat Terjaga
Upaya ini diharapkan tidak hanya meredam abrasi dan rob, tetapi juga memulihkan habitat ikan dan biota pesisir. “Kalau mangrove terjaga, udang, kepiting, ikan akan kembali. Nelayan dapat berkahnya juga. Jadi ekosistemnya hidup, ekonomi masyarakatnya ikut terangkat,” ujar Ardas.
Sementara itu, Luthfi menegaskan akan terus mengawal progres ini. Ia bahkan meminta seluruh bupati/wali kota, dinas teknis, hingga BUMD tidak hanya sibuk di awal saat seremoni. “Tanam hari ini, minggu depan harus dicek hidup tidak. Kalau mati, tanam lagi. Kita jaga bersama.”pintanya.
Apa yang terjadi hari ini di pesisir Pemalang dan akan terus berlanjut ke Pekalongan, Batang, Brebes, hingga seluruh garis pantai Jateng adalah sebuah investasi diam-diam.
Tidak langsung terlihat hasilnya besok, tapi akan menentukan bagaimana Jawa Tengah bertahan menghadapi ganasnya laut di masa depan. Dan ketika nanti anak-anak pesisir masih bisa bermain bola di tepi pantai tanpa khawatir ombak menelan daratan, saat itulah keseriusan hari ini terbayar penuh. (red-01)


.gif)