Kecamatan Jati, yang mencakup Desa Pelem, juga menghadapi masalah serius terkait infrastruktur. Hingga kini, jalan-jalan kabupaten di wilayah tersebut belum mendapatkan perhatian serius. Kondisi ini mempengaruhi mobilitas warga dan berdampak pada aktivitas perekonomian lokal.
“Kami memahami bahwa pembangunan membutuhkan waktu, tetapi wilayah selatan Blora seharusnya mendapatkan prioritas yang lebih baik. Jangan sampai perjuangan kami selama ini diabaikan begitu saja,” ungkap Suyoto.
Suyoto, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap kebutuhan warga di Kecamatan Jati.
“Kami berharap ada perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur dan penguatan program ketahanan pangan. Kecamatan Jati memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan jika didukung oleh kebijakan yang tepat,” tambahnya.
Dengan berbagai keluhan ini, masyarakat Kecamatan Jati berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pembangunan di wilayah selatan Blora, termasuk realisasi perbaikan infrastruktur dan penyederhanaan regulasi ketahanan pangan.
Liputan : Ferry/S.Wijayanto , Editor : @bagus 2025


.gif)