Fasilitas dirancang lengkap: ruang kelas, asrama siswa, asrama guru, perpustakaan, lapangan olahraga, aula, dan ruang ekstrakurikuler—seluruhnya untuk mendukung pola asuh, pembelajaran, hingga career coaching di satu kawasan.
Pengentasan Kemiskinan
Menurut Mensos Syaifullah Yusuf, SRT adalah bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang mengintegrasikan pendidikan anak dan pemberdayaan ekonomi keluarga. “Trilogi sekolah rakyat adalah memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin,” tegasnya.
Saat ini 165 sekolah rakyat telah beroperasi di Indonesia.Model SRT menghubungkan: Anak dengan akses pendidikan dasar–menengah plus vokasi. Orangtua/Wali dengan program pemberdayaan, pelatihan, dan bansos terintegrasi.
Sedang outcome lima tahun adalah anak lulus dengan kompetensi kerja; keluarga naik kesejahteraan dan lepas dari kemiskinan. “Selain anak-anaknya sekolah, orangtua atau wali siswa juga akan mengikuti program pemberdayaan… sehingga dalam lima tahun sudah bisa terangkat kesejahteraannya. Anaknya lulus, keluarganya lepas dari kemiskinan,” kata Mensos.
Ekosistem Menopang
Kebijakan SRT di Jateng tidak berdiri sendiri. Pemprov Jateng telah mengoperasikan SMK Jateng di Semarang, Pati, dan Purbalingga, serta program Sekolah Kemitraan untuk memfasilitasi anak dari keluarga miskin. SRT memperluas “pintu masuk” tersebut agar lebih menyasar rumah tangga miskin ekstrem melalui skema asrama, kurikulum vokasi, dan jejaring industri.
Menurut Mensos kunci ekosistem meliputi Link & match dengan industri padat karya. Asrama untuk memastikan keberlanjutan belajar bagi anak dari keluarga rentan. Bansos dan pelatihan orangtua agar dampak tidak berhenti di anak, serta Penempatan kerja/magang sebagai tahap akhir yang terukur.
Ditambahkan Mensos agar SRT efektif sebagai game-changer pengentasan kemiskinan, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dijaga konsisten: Kualitas guru dan instruktur vokasi. Rekrutmen dan pelatihan berbasis standar industri; memastikan soft skills dibangun bersama kompetensi teknis.
Kurikulum adaptif yang disesuaikan siklus industri setempat (garmen, manufacturing, agribisnis, logistik, ekonomi kreatif). Manajemen asrama. Pengasuhan, kesehatan mental, nutrisi, dan ketertiban harus memiliki SOP ketat. (M@st/01)


.gif)