KUNCI KENAIKAN Ekonomi Nelayan Pati

JMSI Usulkan Reklamasi Pantai Banyutowo

PATI, OPINI PUBLIK.CO — Pantai Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, dinilai memiliki peluang besar untuk naik kelas menjadi simpul ekonomi perikanan di pesisir utara Jawa Tengah.

Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI Jawa Tengah mengusulkan reklamasi kawasan Pantai Banyutowo sebagai langkah strategis membuka akses kapal besar ke Tempat Pelelangan Ikan atau TPI Banyutowo.

Usulan tersebut mencuat pada kunjungan Ketua Harian JMSI Pusat ke JMSI Jawa Tengah, Minggu, 24 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, Ketua JMSI Jawa Tengah Agus Sunarko mengajak jajaran JMSI Pusat meninjau langsung kawasan TPI Banyutowo dan program Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP yang mulai berjalan sejak tahun 2025.

Agus Sunarko menilai, Banyutowo memiliki modal ekonomi yang kuat sebagai kawasan penangkapan ikan. Namun, potensi itu belum optimal karena akses sandar kapal masih terkendala pendangkalan dan tanah timbul di sepanjang bibir pantai.

“Fokus JMSI Jateng berada di Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Agus.

Menurutnya, saat ini kapal yang dapat bersandar langsung di TPI Banyutowo masih terbatas pada kapal berukuran di bawah 10 gross ton.

Sementara kapal di atas 10 GT harus menggunakan kapal pengangkut untuk memindahkan hasil tangkapan ke daratan. Kondisi tersebut membuat biaya operasional nelayan dan pemilik kapal menjadi lebih tinggi.

Agus menegaskan, masalah akses pelabuhan tidak boleh dilihat sebagai urusan teknis semata. Bagi wilayah pesisir, kelancaran kapal masuk ke TPI merupakan urat nadi produksi, distribusi, dan kesejahteraan nelayan.


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *