Reaktivasi Siskamling di Era Digital, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Gotong Royong Tetap Relevan

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi saat melakukan kunjungan di Posko Kamling di Semarang

Pengamat keamanan sering mengkritik model pengawasan pasif yang hanya merekam kejadian tanpa pencegahan dini. Dengan ronda, potensi gangguan bisa dicegah sebelum terjadi. Data Polri menunjukkan 40–50% kasus kriminal di permukiman berhasil ditekan di daerah yang pos kamlingnya aktif.

Partisipasi Warga Jadi Kunci

Hartoto, warga Kuningan, menegaskan bahwa ronda tetap jalan setiap malam, dan lebih ramai saat akhir pekan. Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, menambahkan ada 218 pos kamling aktif di wilayahnya, dengan sistem pelaporan cepat ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Ke depan, sinergi siskamling dengan teknologi bisa jadi model ideal: jadwal ronda didukung aplikasi, laporan insiden terkoneksi cepat ke aparat, dan CCTV hanya sebagai pendukung, bukan pengganti.

Pesan Politik yang Tegas

Langkah Gubernur Ahmad Luthfi juga membawa pesan politis: keamanan harus dikembalikan ke masyarakat, bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri. Di tengah ancaman kejahatan siber dan disrupsi sosial, njagong bareng gubernur menjadi simbol bahwa rasa aman dimulai dari interaksi warga di kampung-kampung. (red/bangsar@25)


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *