Reaktivasi Siskamling di Era Digital, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Gotong Royong Tetap Relevan

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi saat melakukan kunjungan di Posko Kamling di Semarang

SEMARANG, OPINI PUBLIK.CO – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa sistem keamanan lingkungan (siskamling) masih relevan di era serba digital. Dalam kunjungan ke tiga pos kamling di Kota Semarang, Kamis malam (11/9/2025).

Gubernur Jateng Ahmad Lutfhi saat berdialog dengan warga di Posko Jogo Tonggo di Semarang

ia tidak hanya hadir sebagai pejabat, tetapi ikut duduk lesehan bersama warga. Momen itu menjadi pesan bahwa keamanan tak cukup diserahkan pada CCTV dan aplikasi pengawas, tetapi butuh kehadiran nyata warga di lapangan.

Luthfi melihat langsung tiga model pos kamling: di kawasan kos-kosan, pasar, dan pemukiman. Ia mengakui tiap lokasi punya tantangan berbeda. “Pos kamling kita hidupkan kembali. Jogo Tonggo dan Jogo Wargo saat Covid-19 kita lanjutkan untuk penguatan deteksi dini,” tegasnya. Menurutnya, ketika RT/RW aktif, potensi gangguan keamanan bisa diantisipasi lebih cepat daripada hanya mengandalkan patroli aparat atau kamera pengawas.

Jaga Kerukunan

Era digital memang menawarkan solusi seperti CCTV dan grup WhatsApp, namun tidak menggantikan fungsi sosial siskamling. Kehadiran warga menciptakan efek jera sekaligus memperkuat interaksi sosial. “Kalau semua mengandalkan alat, interaksi sosial hilang, padahal keamanan itu bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi menjaga kerukunan,” kata Luthfi.


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *