IJD Rp97 Miliar untuk Blora: Jadi Angin Segar Bukan Sekadar Penjeda Krisis Jalan?

PLT Kepala Dinas PUPR Blora Nidzamudin Al Hudda

Hudda menegaskan alokasi 2025 lebih besar ketimbang tahun sebelumnya. “Anggaran tahun ini lebih besar, meskipun satu ruas tidak disetujui. Tahun lalu kita hanya dapat satu ruas, tetapi kini ada empat ruas sekaligus,” ungkapnya.

Sebagai data pembanding: IJD 2024: satu ruas Getas–perbatasan Ngawi, panjang 3 km, anggaran sekitar Rp24 miliar. IJD 2023: tiga ruas—Randublatung–Getas 1 dan 2 (9,42 km) dan Wulung–Klatak (10,88 km)—dengan total anggaran Rp100,8 miliar.

“Tahun 2023 Blora mendapat tiga ruas dengan total Rp100,8 miliar. Secara bertahap, dari tahun ke tahun, program IJD terus memberi manfaat bagi peningkatan kualitas jalan di Blora,” pungkas Hudda.

Implikasi kebijakan, dengan fokus ruas yang mengarah ke batas Provinsi Jawa Timur (Bojonegoro dan Tuban), paket IJD 2025 ini menargetkan arteri penghubung antardaerah yang krusial bagi mobilitas warga dan logistik.

“Tantangan berikutnya ada pada percepatan lelang, ketepatan mutu konstruksi, dan penyelesaian tepat waktu agar dampak ekonominya segera terasa, ” papar Huda (01/red).


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *