SENAYAN Mulai Bergerak, KRISIS GMM Blora Tak Bisa DITUTUP LAGI

APTRI Blora juga meminta Rina Saadah agar mendorong anggota Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan langsung ke pabrik GMM di Blora. Kunjungan lapangan dinilai penting agar DPR melihat langsung kondisi pabrik, beban petani, dan dampak ekonomi yang muncul akibat berhentinya operasional GMM.

“Kami minta Bu Rina Saadah bisa mengajak Komisi IV turun langsung ke GMM. DPR harus melihat sendiri, bukan hanya membaca laporan,” kata Anton.

Petani juga meminta adanya kepastian politik dan kebijakan agar GMM bisa kembali beroperasi pada 2027. Target tersebut dinilai realistis sepanjang pemerintah, DPR, Bulog, dan manajemen pabrik serius melakukan pembenahan total.

“GMM harus dipastikan beroperasi pada 2027. Kalau tidak, Blora akan kehilangan simpul penting industri gula,” tegas Anton.

Audiensi ini menjadi tekanan terbuka kepada negara. Bulog harus dievaluasi, GMM harus dibenahi, subsidi harus dihitung, dan petani harus dilindungi. Tanpa keputusan konkret, swasembada gula hanya akan menjadi slogan, sementara petani tebu Blora tetap menanggung kerugian dari lahan sendiri. (@bagus/01)


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *