Langkah Visioner Bangun Wirausaha Digital Muda
SEMARANG, OPINI PUBLIK.CO : Dalam upaya menjawab tantangan kesehatan masyarakat dan memberdayakan generasi muda di era digital, Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Poltekkes Kemenkes Semarang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Kuliner Sehat Berbasis Data” pada Selasa
Kegiatan ini dipimpin oleh Isnaini Qoriatul Fadhilah, S.ST., MKM, selaku ketua tim, bersama anggota dosen lainnya yaitu Dr. Siti Masrochah, S.Si., M.Kes., Muhammad Rifqi Aufa Daffa, A.Md.Kes., dan Zuhria Ismawanti, S.ST., M.Gz.
Mereka menggandeng pelaku usaha lokal, Kartika Sekar Hapsari, pemilik Choconachs, serta melibatkan 13 mahasiswa RMIK yang aktif dalam pelatihan lapangan.
Mengusung pendekatan berbasis data, pelatihan ini memperkenalkan platform Nutricheek—sebuah teknologi yang memungkinkan pelaku usaha dan generasi muda menghitung kandungan gizi makanan dengan cara yang mudah dan praktis.
Dengan teknologi ini, setiap produk kuliner tidak hanya lezat namun juga memiliki kejelasan kandungan gizi, sebuah nilai tambah penting di pasar yang semakin peduli terhadap kesehatan.
“Materi yang kami sampaikan mencakup zat gizi dari berbagai produk makanan menggunakan platform Nutricheek. Pelatihan ini kami buat secara interaktif agar informasi peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkan langsung dalam kegiatan wirausaha mereka,” ujar Zuhria Ismawanti, S.ST., M.Gz.
Menurutnya, pendekatan berbasis data ini menjadi jembatan strategi antara dunia kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi prototipe pelatihan kewirausahaan digital yang akan terus dikembangkan oleh Poltekkes Kemenkes Semarang.
Tumbuhkan Softskill Mahasiswa


.gif)