PEMPROV JATENG Siapkan 40 Posko PEMANTAUAN NATARU

Selama libur Nataru, beber Nana, hal yang perlu diantisipasi adalah cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah kabupaten/ kota, untuk melakukan mitigasi bencana maupun teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Sebab, diperkirakan pada libur Nataru tahun ini akan ada sekitar 9,5 juta pergerakan orang keluar-masuk Jawa Tengah. Baik yang bertujuan mudik, ibadah Natal, maupun liburan ke destinasi wisata.

Nana menyatakan, Jawa Tengah sudah siap melayani masyarakat dengan baik selama libur Nataru. Komitmen tersebut juga bersinergi dengan TNI, Polri, instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Terkait dengan destinasi wisata, lanjut dia, yang perlu perhatian adalah daerah Guci, Dieng, Tawangmangu, Borobudur, juga Pantai Menganti, yang memang banyak dikunjungi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Henggar Budi Anggoro mengatakan, masalah yang banyak terjadi selama libur Nataru adalah terkait transportasi, terutama, di tempat wisata atau menuju kawasan wisata. Mengenai hal tersebut, koordinasi terus dilakukan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng.

“Kemacetan rata-rata terjadi di Dieng, Guci, Bandungan, Tawangmangu. Kita sudah koordinasikan dengan Polda,” ujar Henggar yang juga merupakan Ketua Harian Posko Terpadu Pemprov Jateng ini.

Untuk laporan situasi kondisi libur Nataru, akan di-update di media sosial dalam interval 15-30 menit. Penambahan titik CCTV juga dilakukan, agar memudahkan pemantauan. (01)

Sumber : Humas Pemprov Jateng, Editor @; redaksi25


 

By Op1

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *