Gema Merah Putih Tegowanu Wetan: Gus Miftah Tabligh Akbar, Aftershine Panaskan Semangat Persatuan

Menyusun acara berlapis makna. Agenda dimulai dengan tilawah Al-Qur’an dan shalawat, dilanjutkan tausiah Gus Miftah tentang akhlak, toleransi, serta peran warga dalam merawat persatuan.

Usai doa kebangsaan, Aftershine tampil menghibur jamaah dengan lagu-lagu religi-pop yang mengajak hadirin bersyukur dan berbuat baik.
“Nuansa dakwah dan kegembiraan kami satukan. Musik kami dipersembahkan sebagai pengingat: beragama itu menenteramkan, berbangsa itu menggembirakan,” kata perwakilan Aftershine dalam keterangan panitia.

Panitia tekanan Gema Merah Putih dirancang sebagai ruang belajar bersama: meneguhkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin, memperkuat solidaritas sosial, serta mengajak warga desa menjaga lingkungan, ekonomi lokal, dan menenangkan.

“Gema Merah Putih bukan sekedar panggung; ini forum silaturahmi warga untuk saling menguatkan. Mari datang, belajar, dan merayakan persaudaraan,” tambah Jamal.

Imbauan panitia, jamaah diharapkan hadir tepat waktu, membawa perlengkapan pribadi seperlunya, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersihan area acara. Panitia menyiapkan jalur kedatangan dan area parkir terarah untuk mengurai kepadatan (Wid02/Red)


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *