“Wajah baru ekonomi daerah—berdikari, kompetitif, dan mendunia,” — Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah.
KENDAL —WOS.KEREN : Di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jawa Tengah menunjukkan ketangguhan struktur industrinya. Kombinasi antara kesiapan kawasan industri, kestabilan keamanan, perizinan cepat, dan SDM kompeten dari hasil pelatihan vokasi membuat provinsi ini makin solid sebagai poros ekonomi nasional.
Di tengah dinamika geopolitik dan ketatnya regulasi perdagangan global, Jawa Tengah kembali membuktikan diri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri manufaktur. Kamis, 19 Juni 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor enam kontainer mainan anak-anak ke Amerika Serikat dengan total nilai mencapai Rp23,5 miliar.
Produk-produk tersebut dikirim oleh PT Royal Regent Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur mainan yang beroperasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan telah menjadi pemain global dalam ekspor mainan elektronik dan mainan edukatif sejak 1987.
“Ini hebatnya Jawa Tengah, di tengah kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang makin selektif pasca Donald Trump, kita justru tetap dipercaya pasar global. Ini adalah pencapaian luar biasa,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi usai seremoni pelepasan ekspor.
Bukti Daya Saing Industri Daerah
Ekspor ke Amerika Serikat bukanlah yang pertama bagi PT Royal Regent Indonesia. Menurut Luthfi, perusahaan ini secara rutin melakukan ekspor hampir setiap bulan. Hal ini membuktikan bahwa industri di Jawa Tengah tidak hanya survive, tapi mampu bersaing secara global tanpa terpengaruh fluktuasi kebijakan luar negeri.
“Ini tidak terpengaruh oleh proteksionisme Amerika. Justru kita tetap jaga momentum dan reputasi, membangun perdagangan yang sehat dan berkelanjutan,” lanjut Luthfi.
Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi diplomasi ekonomi daerah, di mana Pemprov Jateng secara aktif menjaga dan memperluas hubungan dagang dengan pasar luar negeri, termasuk Amerika Serikat.


.gif)