BLORA, OPINI PUBLIK.CO : Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Edi Wuryanto, SKp. M.Kep menegaskan komitmen parlemen dalam mendukung penuh pemberantasan tuberculosis (TB) saat mendampingi road show Wakil Menteri Kesehatan di Kabupaten Blora.
Ia menyebut, Blora menjadi titik awal gerakan nasional yang tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus berujung pada penurunan kasus secara nyata.
Politikus Senayan dari Dapil Jateng III (Pati, Rembang, Blora-Grobogan) kepada Opini Publik.Co itu lebih lanjut menegaskan peran DPR RI dalam isu kesehatan, termasuk TB, sangat konkret dan tidak bisa ditawar.

“Tugas DPR itu hanya tiga: membuat undang-undang, melakukan pengawasan, dan menyediakan anggaran. Tidak lebih, tapi itu harus maksimal,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia menekankan, Komisi IX DPR RI telah mendorong kesepakatan strategis bersama pemerintah untuk mempercepat eliminasi TB, khususnya di Jawa Tengah.
“Saya sudah bicara langsung dengan Wamenkes, kita sepakat pemberantasan TB di Jawa Tengah harus jadi prioritas. Ini bagian dari pembicaraan penting kami di tingkat pusat,” katanya.
Menurutnya, dipilihnya Blora sebagai lokasi pertama road show bukan tanpa alasan. Selain memiliki angka kasus yang meningkat, Blora juga menjadi representasi tantangan daerah perbatasan.
“Blora ini ujung timur Jawa Tengah, daerah strategis. Kalau di sini berhasil, ini bisa jadi model nasional,” ujarnya.
Data yang disampaikan menunjukkan adanya peningkatan kasus TB di Blora, dari 1.485 kasus pada 2024 menjadi 1.876 kasus pada 2025.
“Ini alarm bagi kita semua. Artinya penemuan kasus meningkat, tapi juga menunjukkan bahwa TB masih jadi ancaman serius,” tegasnya.
Penyakit Orang Miskin


.gif)