Ritual Spiritualitas sebagai Peneguh Integritas dan Pengabdian Polri kepada Rakyat

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto saat mendengarkan tausiyah dari Kyai Nasir diacara Doa dan dzikir menyambut Hari Bhayangkara ke 79 di Mapolres Blora

Ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati Polri tidak hanya bersumber dari kedisiplinan dan hukum, melainkan dari keimanan yang menjadi fondasi moral setiap tindakan.

“Kita tidak bisa menjaga keamanan masyarakat tanpa terlebih dahulu menjaga hati dan niat kita sendiri. Spirit keikhlasan harus selalu hadir dalam setiap tugas,” ujar Kyai Nasir.

Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kondusivitas wilayah Blora, menjadi bagian dari ikhtiar kolektif menjaga negeri dari sisi ruhani.

Selain mempertebal keimanan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar-personel dan keluarga besar Bhayangkari. Kehangatan terpancar dari kebersamaan yang dilandasi satu tujuan: mengabdi dengan sepenuh hati.

“Dalam tubuh Polri, kekuatan fisik harus berjalan seiring kekuatan batin. Karena pengabdian tanpa iman akan hampa arah dan hilang kepercayaan,” imbuh Kapolres Wawan dalam sambutan lanjutannya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sebelumnya Polres Blora telah menggelar bakti kesehatan dan donor darah. Namun kegiatan spiritual ini dianggap sebagai penutup simbolik yang memperkuat ruh pengabdian.

“Semakin kita dekat kepada Tuhan, semakin kokoh pula tekad kita untuk melindungi sesama manusia,” tutup AKBP Wawan, mengajak seluruh jajarannya menjadikan nilai-nilai ini sebagai landasan bertugas.

Acara ditutup dengan ramah tamah sederhana di halaman masjid. Di balik seragam dan struktur komando, tampak satu keluarga besar Polres Blora yang menyatu dalam doa dan harapan—menuju Bhayangkara yang tak hanya profesional, tapi juga beriman dan berintegritas. (@bangsar25)

 


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *