Harlah ke-27 PKB: Partai Besar Tanpa Taring?”

Muhaimin Iskandar dalam Kampanye Pilpres 2024

PKB punya tiga agenda darurat jika ingin relevan pada 2029: Dekonstruksi citra sempit sebagai partai “wong pesantren saja”, lalu membangun narasi modern inklusif.

Reformasi internal yang membuka jalan lebih lebar bagi kaum muda, perempuan, dan profesional di struktur partai.

Berani berbeda suara dari istana di isu-isu sensitif. Tanpa oposisi internal koalisi, PKB hanya akan jadi penyerta kekuasaan, bukan pengontrolnya.

Harlah ke-27 PKB semestinya tak hanya selebrasi seremonial. Ini mestinya momentum koreksi keras: apakah PKB mau berjalan di jalur berat memperbarui diri — atau cukup puas menjadi etalase demokrasi tanpa daya kritis?

Dalam politik Indonesia yang cepat bergeser, partai yang tak berani memotong jalur sendiri akan tertinggal. PKB punya semua syarat untuk maju: modal suara, jaringan akar rumput, akses pemerintah.

Tapi apakah ada nyali untuk mewujudkan transformasi struktural? Itulah taruhan besar PKB lima tahun ke depan. Dan sejarah tidak pernah bersimpati pada partai yang memilih zona nyaman. (*)


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *