Desa Penanggulan Dipilih Jadi “Desa Cantik”, BPS Dorong Data sebagai Pondasi Pembangunan

“Statistik Berkualitas Menuju Layanan Publik yang Lebih Optimal”

KENDAL, OPINIPUBLIK.CO Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal terus mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pembangunan desa melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Salah satu langkah nyatanya adalah menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Desa Cantik di Aula Balai Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon, Selasa (29/07/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur BPS, Dispermasdes, Baperlitbang, Diskominfo, Sekretaris Camat Pegandon, serta para aparatur desa, RT, RW, Ketua BPD, bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan lainnya. Penunjukan Desa Penanggulan sebagai pelaksana Desa Cantik didasarkan pada potensi lokal dan kesiapan infrastruktur data.

“BPS memilih Desa Penanggulan bukan sembarangan. Ada indikator potensi dan kesiapan desa dalam pengelolaan data, serta tindak lanjut dari pembinaan sebelumnya,” ujar Sekretaris Camat Pegandon, Muhamad Fatkhurahman. Ia menyebut, selain prestasi desa dalam ajang tingkat provinsi dan nasional, Penanggulan juga telah menunjukkan progres konkret dalam menyusun data statistik desa.

Fatkhurahman menjelaskan bahwa pembinaan telah dilakukan dua bulan terakhir, meliputi pelatihan pengumpulan data, penyajian infografis, hingga pemetaan data dalam Map Seeds Desa. “Ini upaya menuju transparansi publik dan layanan yang optimal,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Penanggulan, Achmad Rifqi. Menurutnya, pembinaan dari BPS menjadi momen penting untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan data. “Kami melibatkan RT, RW, KPM dan masyarakat untuk validasi data yang dikumpulkan. Semua hasilnya kami sajikan secara terbuka,” ungkapnya.

Desa Penanggulan memenuhi kriteria sebagai Desa Cantik, yakni tersedianya infrastruktur internet memadai, SDM yang siap, dan sarana-prasarana pendukung. Rifqi menekankan bahwa data yang terkumpul menjadi dasar bagi setiap keputusan pembangunan.

“Ke depan, keputusan di desa ini tidak lagi hanya mengandalkan intuisi, tapi berdasarkan data yang sudah kita olah sendiri. Itulah semangat Desa Cantik,” pungkasnya.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif nasional BPS untuk membangun kolaborasi data antara pusat dan desa. Tujuannya adalah menghasilkan statistik berkualitas yang mampu mengarahkan kebijakan pembangunan secara tepat sasaran di tingkat lokal. (Isti/01)


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *