Kawal Progam 100 Hari Bupati-Wakil Bupati Grobogan 2025-2030
OPINI PUBLIK.CO Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan lima program prioritas nasional. Program-program tersebut meliputi penguatan sektor pertanian, pemberdayaan koperasi, optimalisasi bantuan sosial, peningkatan infrastruktur, dan perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Dalam audiensi bersama awak media Wartajavaindo Grup (Wartajavaindo.Com, Opini Publik.Co dan Sapujagad.Net) di ruang Wakil Bupati Grobogan,Sugeng Prasetyo, SE, MM, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan dan mengamankan program Asta Cita dari pemerintah pusat. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat sangat penting agar pembangunan berjalan lebih efektif dan merata,” ujar Sugeng.
Namun, upaya ini bukan tanpa tantangan. Berbagai faktor, mulai dari kesiapan infrastruktur, keterbatasan anggaran, hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM), menjadi tantangan yang harus diatasi demi kesuksesan program ini.
Ketahanan Pangan Nasional
Sebagai daerah agraris, Kabupaten Grobogan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pemkab Grobogan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan hasil pertanian melalui modernisasi alat pertanian, distribusi pupuk yang lebih efisien, serta penguatan akses pasar bagi petani.
Menurut Sugeng, harga gabah yang diterima langsung oleh Bulog saat ini telah mencapai Rp 6.500 per kilogram, yang merupakan terobosan baru untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil panen petani tidak mengalami fluktuasi harga yang merugikan. Bulog siap menyerap hasil panen dengan harga yang layak agar kesejahteraan petani meningkat,” jelasnya.
Namun, tantangan utama dalam sektor ini adalah distribusi pupuk yang sering mengalami kendala, baik dari segi ketersediaan maupun regulasi. Untuk itu, Pemkab Grobogan berencana menerapkan sistem distribusi pupuk yang lebih transparan dan mudah diakses oleh petani.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Sebagai bagian dari program pemerintah pusat, Koperasi Merah Putih didorong agar segera terbentuk di seluruh desa di Kabupaten Grobogan. Koperasi ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi desa dengan memberikan akses permodalan dan pendampingan usaha kepada masyarakat.
“Kami akan segera mengimplementasikan program ini dalam waktu dekat agar masyarakat desa bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Sugeng.
Meskipun demikian, tantangan dalam program koperasi adalah minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi menjadi bagian penting dalam program ini.
Menjaga Gizi Generasi Muda
Dalam bidang kesejahteraan sosial, Pemkab Grobogan telah melakukan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah serta mendukung program penurunan angka stunting.
Program ini mendapat pengawalan langsung dari Kodim 0717/Grobogan, yang memastikan bahwa setiap anak mendapatkan makanan bergizi sesuai standar kesehatan.


.gif)