Penguatan Deteksi Dini dan Pengawasan Pengobatan Jadi Kunci

JAKARTA, OPINI PUBLIK. CO : Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang menempati posisi kedua dengan beban kasus tertinggi di dunia. Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah menempatkan eliminasi TBC sebagai salah satu prioritas utama kesehatan nasional, melalui penguatan deteksi dini, surveilans berbasis Puskesmas, serta kolaborasi lintas sektor.
Pendekatan terpadu ini tidak hanya menargetkan percepatan penemuan dan pengobatan kasus, tetapi juga membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan menuju target Indonesia bebas TBC tahun 2030.
Hingga periode 2024–2026, Indonesia masih menghadapi beban TBC yang sangat tinggi. Berdasarkan laporan terbaru WHO, Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan estimasi sekitar 1,1 juta kasus baru per tahun dan lebih dari 118 ribu kematian .
Secara nasional, tren penemuan kasus justru meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini bukan semata karena lonjakan penularan, tetapi juga karena perbaikan sistem deteksi aktif yang semakin masif dilakukan pemerintah . Pada 2024, notifikasi kasus mencapai sekitar 889 ribu kasus, mendekati target nasional .


.gif)