Dandim Blora Bongkar Fakta: TNI Netral, Kawal MBG Demi Rakyat, Bukan Jadi Tameng Siapa Pun!

BLORA, OPINI PUBLIK.CO – Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf. Agung Cahyono memutus spekulasi soal keterlibatan TNI dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, TNI hanya bertugas memonitor dan memastikan program tepat sasaran, bukan membekingi pihak tertentu.

Dengan nada tegas, Dandim menegaskan TNI tidak pernah membenci rakyat dan justru membuka ruang pengawasan publik agar MBG benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda Blora.

Dandim 0721 Letkol In Agung Cahyono saat Press Conference dengan awak Media di Blora

Sebagaimana diketahui sebelum muncul polemik atas pernyataan Ketua Komisi D DPRD Blora, Subroto, terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai minim gizi, serta statemennya yang mempertanyakan peran TNI hingga mengatakan tidak masalah jika dibenci tentara, dijawab tegas oleh Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf. Agung Cahyono.

Kodim 0721/Blora menggelar konferensi pers di Aula Makodim, mengundang sekitar 40 awak media. Dandim didampingi Kasdim Mayor Inf. Bani, Pasiter Kapten Inf. Maningsun, dan Pasintel Lettu Arm. Gunawan.

Agung menjelaskan konferensi pers ini untuk menjawab pertanyaan media sekaligus memberikan penjelasan terbuka mengenai peran TNI dalam mendukung program pemerintah.

“Saya melihat potongan video yang beredar, Pak Broto mengatakan tidak apa-apa dibenci TNI. Saya tegaskan, kami TNI tidak punya alasan membenci rakyat. Kami dari rakyat dan untuk rakyat. Saya yakin itu hanya potongan yang tidak utuh. Tidak ada niat untuk memusuhi siapapun,” tegasnya.

Agung menambahkan, ia tidak mengenal Subroto secara pribadi, namun bila diperlukan akan berkomunikasi dengan Ketua DPRD sebagai bagian dari Forkopimda.

TNI Hanya Monitoring, Bukan Beking

Dalam pemaparannya, Dandim menjelaskan bahwa TNI tidak berada pada posisi sebagai pelaksana MBG maupun pembela salah satu pihak.

“Tugas kami hanyalah monitoring, mengawal percepatan pelaksanaan MBG agar sesuai target. Dapur penyedia mendaftar ke Badan Gizi Nasional (BGN), yang melakukan verifikasi juga BGN, bukan Kodim,” jelasnya. Ia memastikan Kodim dan jajarannya tidak menjadi beking SPPG.


 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *