JAKARTA, OPINI PUBLIK.CO : Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ahmad Luthfi, mengumumkan pembentukan tim transisi sebagai langkah awal dalam mempercepat implementasi program pembangunan di wilayahnya.
Keputusan ini diambil sejalan dengan kebijakan efisiensi yang tengah diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka optimalisasi anggaran negara.
“Efisiensi, terutama dalam hal transfer daerah, sudah kita bahas. Tim transisi telah kita bentuk sebagai upaya percepatan pembangunan di Jawa Tengah,” ujar Luthfi dalam pertemuan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Minggu (16/2).
Luthfi menegaskan bahwa begitu dirinya resmi dilantik pada 20 Februari mendatang, seluruh program kerja akan langsung dijalankan dengan pendekatan yang terintegrasi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Saya yakin, setelah pelantikan, kita bisa langsung mengeksekusi program-program yang sudah dirancang. Integrasi dengan pemerintah pusat dan kolaborasi dengan pemerintahan di wilayah Jawa Tengah menjadi fokus utama,” tambahnya.
Seperti diketahui, kebijakan efisiensi yang dimaksud tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang diteken oleh Presiden Prabowo pada 22 Januari lalu.
Salah satu poin utama dalam kebijakan ini adalah penghematan anggaran negara hingga Rp306,69 triliun.


.gif)