NAFA URBACH: Kualitas Pangan KUNCI Ciptakan SDM UNGGUL

Dengan kualitas pangan yang baik, bukan mustahil Indonesia benar-benar akan memiliki generasi emas yang siap membawa negeri ini melesat ke masa depan.

TEMANGGUNG, OPINI PUBLIK. CO : Sosok Nafa Urbach, yang selama ini dikenal publik sebagai artis, kini tampil dalam peran barunya sebagai Anggota Komisi IX DPR RI dengan membawa misi besar: menciptakan generasi emas Indonesia melalui perbaikan kualitas gizi. Dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Warung Makan Lie Chan, Temanggung, Kamis (20/3), Nafa menyampaikan pesan kuat: kualitas pangan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” tegas Nafa saat memberikan sambutan di hadapan lebih dari 300 warga yang hadir.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diluncurkan untuk mendukung Asta Cita, delapan misi besar Prabowo-Gibran menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu dari misi tersebut adalah memperkuat ketahanan pangan dan memperbaiki status gizi masyarakat—langkah strategis yang kini mulai direalisasikan melalui pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Generasi Sehat Sejak Dini

Program Makan Bergizi Gratis menyasar empat kelompok utama penerima manfaat: pelajar dari PAUD hingga SMA/sederajat dan santri, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. Sasaran ini bukan tanpa alasan. Menurut Nafa, masa-masa emas pertumbuhan anak berada pada periode tersebut. Intervensi gizi sejak dini diyakini menjadi kunci dalam mencegah masalah jangka panjang, seperti stunting dan kurang gizi kronis.

Pemerintah, melalui BGN, memastikan bahwa makanan yang disediakan dalam program MBG telah mengikuti standar gizi nasional—mengandung protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi. Dengan pendekatan ini, MBG tak sekadar memberikan makanan gratis, tapi juga memperkuat fondasi kesehatan dan kecerdasan generasi penerus bangsa.

Penanganan Masalah Gizi

Salah satu poin penting dalam sosialisasi yang digelar di Temanggung tersebut adalah penjelasan tentang peran Badan Gizi Nasional (BGN). Nafa menyebut kehadiran BGN sebagai “Langkah strategis dan revolusioner” pemerintah dalam menyatukan berbagai program gizi yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri.

“Kita tidak bisa bekerja secara parsial dalam mengatasi masalah gizi. Perlu koordinasi lintas sektor, dan BGN adalah jembatannya,” kata Nafa.


 

By Op1

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *